Kamis, 15 Januari 2026

Real Madrid Resmi Berpisah dengan Xabi Alonso: Akhir Epik Era Singkat di Santiago Bernabéu

Bigbos777 - Di tengah musim kompetitif La Liga 2025–26 dan persaingan di kompetisi domestik serta Eropa, Real Madrid CF mengejutkan jagat sepak bola setelah Xabi Alonso tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala tim. Kepastian ini diumumkan klub pada awal Januari 2026, hanya beberapa jam setelah kekalahan Los Blancos dari FC Barcelona di final Supercopa de España, yang menandai titik balik dalam hubungan antara Alonso dan manajemen klub.

📌 Akhir Jabatan Xabi Alonso

Situs online - Pelatih berkebangsaan Spanyol itu — yang sebelumnya memimpin tim setelah sukses besar bersama Bayer Leverkusen — mengakhiri masa jabatannya kurang dari delapan bulan setelah ditunjuk sebagai manajer Madrid pada musim panas 2025. Real Madrid menyatakan keputusan ini terjadi “atas kesepakatan bersama”, meski banyak laporan media menyebut itu sebagai pemecatan resmi oleh klub yang dipimpin Florentino Pérez.

Para pengamat menyebutkan sejumlah faktor yang memengaruhi keputusan tersebut:

  • Kekalahan dari Barcelona di babak final Supercopa.

  • Inkonsistensi performa tim dalam beberapa laga penting.

  • Tekanan hasil di semua kompetisi yang tinggi di level klub.

Delapan bulan di posisi ini mencatat berbagai momen naik turun, termasuk persaingan sengit di La Liga dengan rival utama, serta upaya membangun identitas permainan baru yang belum konsisten.


Siapa Pengganti Xabi Alonso? Álvaro Arbeloa — dari Castilla ke Bernabéu

Slot online bonus terbaik - Real Madrid bergerak cepat dalam menunjuk pengganti pelatih legendaris ini. Klub mengumumkan bahwa Álvaro Arbeloa resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Real Madrid, menggantikan Alonso dengan segera. Arbeloa sebelumnya adalah pelatih dari Real Madrid Castilla (tim cadangan) dan juga pernah menjadi anggota skuad utama Real Madrid sebagai pemain di era kesuksesan klub.

📌 Profil Singkat Arbeloa

  • Usia: 42 tahun.

  • Karier sebelumnya: Pelatih Real Madrid Castilla sejak Juni 2025, dengan pengalaman panjang di akademi klub sejak 2020.

  • Sebagai pemain: Bek kanan berprestasi bersama Real Madrid dan timnas Spanyol — memenangkan liga domestik serta kompetisi Eropa.

Arbeloa dikenal dekat dengan budaya klub dan punya pemahaman mendalam tentang pembinaan pemain muda. Namun ia belum pernah memimpin tim senior di level kompetitif sebelum ini, sehingga pengangkatannya dianggap sebagai langkah berani dari manajemen Madrid dalam masa transisi.


Reaksi Awal & Tantangan Baru

Pengumuman ini memicu reaksi luas dari dunia sepak bola:

  • Bos LaLiga Javier Tebas menyatakan keterkejutannya atas keputusan mundurnya Xabi Alonso, menyebutnya sebagai “momen sulit bagi Real Madrid.”

  • Di laga debut Arbeloa sebagai pelatih — menghadapi Albacete di Copa del Rey — Real Madrid mengalami kekalahan mengejutkan 3–2 di babak 16 besar, menambah sorotan atas transisi kepelatihan.

Álvaro Arbeloa sendiri merespons hasil tersebut dengan sikap dewasa, menegaskan kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan, serta menekankan pentingnya belajar dari kekalahan untuk menghadapi tantangan selanjutnya.


Kesimpulan: Babak Baru di Santiago Bernabéu

Slot online mudah menang - Kepergian Xabi Alonso — yang berakhir hanya tujuh bulan setelah penunjukannya — menandai periode perubahan signifikan di Real Madrid: dari permulaan ambisius hingga keputusan cepat klub dalam mengevaluasi arah tim. Penunjukan Arbeloa menunjukkan kepercayaan pada sumber daya internal dan identitas klub, sekaligus tantangan besar bagi pelatih baru untuk memenuhi ekspektasi tinggi fans dan manajemen.

Perubahan ini dipastikan menjadi salah satu momen paling penting dan dibahas luas dalam sejarah modern Real Madrid di awal 2026, baik dari sisi taktik, manajemen tim, maupun masa depan kompetitif mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar